GENERASI MEMBUMI: SAAT ANAK-ANAK BELAJAR MENJAGA BUMI

Local photo 2025 by. Ajid "BAPA", momen pembukaan GM

Dari Mandala Karsa, harapan itu ditanam.
Tiga puluh langkah muda bersatu, belajar dari bumi, untuk menjaga masa depan.
Inilah awal perjalanan Generasi Membumi Angkatan III
saat peserta didik menjadi agen perubahan lingkungan.

=================

Purwakarta, Pagi Senin yang teduh, 15 Desember 2025, menjadi saksi dimulainya sebuah ikhtiar besar di Mandala Karsa/SKB Purwakarta. Sejak pukul 07.00 WIB, langkah-langkah muda peserta didik jenjang SMP berdatangan, membawa semangat, harapan, dan tekad untuk belajar menjadi penjaga bumi. Di tempat inilah Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta secara resmi membuka Program Generasi Membumi (GM) Angkatan ke-3 Tahun 2025.

Generasi Membumi kembali dihadirkan sebagai ruang belajar yang bermakna—ruang yang menempatkan peserta didik sebagai agen perubahan dalam pelestarian lingkungan. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian ekologis, membiasakan gaya hidup berkelanjutan, serta mengembangkan potensi diri peserta didik sebagai penerus bangsa yang berkarakter dan berkesadaran lingkungan.

Sebanyak 30 peserta didik terpilih, hasil seleksi dari berbagai sekolah, mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka adalah anak-anak pilihan yang dipercaya untuk menyerap nilai, ilmu, dan pengalaman, lalu menularkannya kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.

Program Generasi Membumi merupakan penguatan dari pendidikan karakter Tatanen di Bale Atikan. Melalui peningkatan kapasitas peserta didik, GM tidak hanya mengajarkan pengetahuan tentang alam, tetapi juga membentuk sikap hidup yang selaras dengan lingkungan—belajar dari bumi, merawat bumi, dan membumi dalam tindakan sehari-hari.

Kegiatan pembukaan secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Bapak Heri Wijaya, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Pembukaan Generasi Membumi Angkatan III ini turut dihadiri oleh para pengawas sekolah serta kepala sekolah dari satuan pendidikan yang siswanya terpilih sebagai peserta. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan dan komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang berakar pada nilai karakter dan kepedulian ekologis.

Dalam sesi wawancara, kontributor mewawancarai salah satu kepala sekolah peserta, Kepala SMPN 1 Wanayasa, Ajid Mustofa, M.Pd, yang akrab disapa “BAPA”. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap pelaksanaan Program Generasi Membumi. Menurutnya, GM merupakan program strategis yang mampu membentuk karakter peserta didik secara utuh—cerdas, peduli, dan bertanggung jawab.

“Anak-anak hari ini adalah penentu wajah bumi di masa depan. Melalui Generasi Membumi, mereka tidak hanya belajar menjaga lingkungan, tetapi juga belajar menjadi manusia yang bijak,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Pembukaan Generasi Membumi Angkatan III Tahun 2025 menjadi penanda bahwa pendidikan di Kabupaten Purwakarta terus bergerak maju, melampaui ruang kelas dan buku pelajaran. Dari Mandala Karsa, sebuah harapan ditanam—bahwa dari tangan generasi muda inilah, masa depan bumi akan terus dirawat dan dijaga.

Di sinilah benih kesadaran itu tumbuh. Dari Generasi Membumi, perubahan dimulai.

Red. Tim media ekologi

Post a Comment

Previous Post Next Post