![]() |
| local poto 2026 by. eep, momen upacara bendera |
Purwakarta, 19 Januari 2026 —SMPN Ekologi Kahuripan Padjajaran melaksanakan Upacara Bendera Hari Senin sebagai penanda dimulainya semester genap tahun pelajaran 2025/2026, Senin (19/1), di halaman sekolah.
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Hj. Tintin Supriatin, M.Pd, menyampaikan sambutan yang sarat pesan reflektif tentang manajemen waktu dan esensi pendidikan.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara mengingatkan bahwa upacara hari ini merupakan upacara pertama pada semester genap dengan rentang waktu sekitar enam bulan ke depan. Namun demikian, beliau menegaskan bahwa waktu pembelajaran efektif akan banyak tersita oleh berbagai agenda penting sekolah, seperti persiapan bulan Ramadan dan pelaksanaan ujian akhir.
“Waktu enam bulan terasa panjang, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, proses belajar mengajar akan terasa sangat singkat,” tegas beliau.
Lebih lanjut, Hj. Tintin Supriatin mengangkat rumus hebat warisan leluhur bangsa, yakni uang, ruang, dan daluang, sebagai filosofi sederhana namun bermakna dalam dunia pendidikan.
Beliau menjelaskan bahwa pendidikan tidak harus mahal. Ruang dimaknai sebagai pengalaman belajar, lingkungan, serta guru yang menjadi sumber ilmu paling berharga. Sementara daluang—kertas tebal yang dahulu digunakan untuk menulis—mengandung pesan kuat tentang budaya membaca dan menulis, karena buku adalah jendela dunia.
“Ketika kita rajin membaca dan memanfaatkan pengalaman, di situlah pendidikan sejati tumbuh,” ujar beliau di hadapan peserta upacara.
Upacara ini menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah—siswa, guru, dan tenaga kependidikan—untuk memanfaatkan waktu semester genap secara optimal, menumbuhkan semangat literasi, serta memperkuat karakter belajar yang sederhana namun bermakna.
Dengan semangat awal semester, SMPN Ekologi Kahuripan Padjajaran diharapkan mampu menjalankan proses pembelajaran yang efektif, berkarakter, dan berorientasi pada nilai-nilai kehidupan.
red. tim media ekologi

